KAJIAN PENGARUH KUALITAS AIR SUNGAI CIKAPUNDUNG KANDUNGAN ESCHERICHIA COLI AIR SUMUR

STUDI KASUS KELURAHAN BABAKAN CIAMIS, KOTA BANDUNG

  • Hary Pradiko Universitas Pasundan
  • Yonik Meilawati Yustiani
Keywords: Escherchia coli, kualitas air sungai, kualitas air sumur

Abstract

Bakteri Escherichia coli (E.coli) merupakan parameter biologi yang terukur relatif tinggi di Sungai Cikapundung, Bandung. Kandungan E. coli tidak boleh terdeteksi keberadaannya dalam air minum. Beberapa sumur warga di sekitar Sungai Cikapundung dikhawatirkan terkontaminasi dari air sungai yang tercemar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya bakteri E. coli di air sumur warga RW08 Kelurahan Babakan Ciamis dan pengaruh kualitas air Sungai Cikapundung terhadap sumur warga. Selain itu, penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jarak sungai dan sumur terhadap kandungan E.Coli air sumur. Sampling air dilakukan di beberapa sumur dan dianalisis di laboratorium. Pengolahan data dilakukan untuk mengetahui korelasi antara jarak dan kandungan E.coli menggunakan regresi linier. Hasil menunjukkan bahwa seluruh air sumur mengandung bakteri E. coli. Kandungan tertinggi mencapai 5,6 MPN/ 100 ml. Analisis statistik mendapatkan hasil bahwa variabel jarak sungai dan variabel sumur memiliki hubungan yang sangat baik dibandingkan dengan variabel independen lainnya. Nilai korelasi yang diperoleh adalah negatif, yang dapat diartikan bahwa jika jarak dari sungai ke sumur semakin dekat, maka bakteri E.coli akan semakin tinggi, dan sebaliknya

References

Afrisetiawati, R., Erly, & Endrinaldi. (2016). Identifikasi Bakteri Escherichia coli pada Air Minum Isi Ulang yang Diproduksi DAMIU di Kelurahan Lubuk Buaya Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas Vol. 5 No. 3 , 570-574.
Dahlan, E. N., Rebecca, P., & Rusdiana, O. (2014). Pemanfaatan Sumber Daya Air di Sub DAS Lubuk Paraku Sumatera Barat. Media Konservasi Vol. 19 No. 1 , 30-40.
Koenker, R. H. (1961). Simplified statistics for students in education and psychology. Bloomington, Ill. United State of America: McKnight & McKnight Pub. Co.
Kurniadie, D., Putri, V., & Umiyati, U. (2016). Hubungan kualitas air tercemar dengan keragaman gulma air di Daerah Aliran Sungai Cikeruh dan Cikapundung Provinsi Jawa Barat. Jurnal Kultivasi Vol. 15 No. 3, 194-201.
Mushthofa, A., Muskananfola, M. R., & Rudiyanti, S. (2014). Analisis Struktur Komunitas Makrozoobenthos Sebagai Bio Indikator Kualitas Perairan Sungai Wedung Kabupaten Demak. Diponegoro Journal of Maquares Vol. 3 No. 1 , 81-88.
Pradiko, H., Arwin, Soewondo, P., & Suryadi, Y. (2015). The Change of Hydrological Regime In Upper Cikapundung Watershed, West Java Indonesia. Procedia Engineering Science Direct-Elsevier Volume 125 , 229 – 235.
Pradiko, H., Arwin, Soewondo, P., Suryadi, Y., & Jatikusuma, I. (2017). Model Penerapan Drainase Berwawasan Lingkungan Skala Individu. Jurnal Teknik Sipil Volume 24 No. 1 , 83-90.
Rahayu, S., & dkk. (2009). Monitoring Air di Daerah Aliran Sungai. Bogor: World Agroforestry Centre - Southeast Asia.
Tanika, L., Rahayu, S., Khasanah, N., & Dewi, S. (2016). Fungsi Hidrologi pada Daerah Aliran Sungai (DAS): Pemahaman, Pemantauan, dan Evaluasi. Bahan Ajar 4. Bogor: World Agroforestry Centre (ICRAF) Southeast Asia Regional Program.
Yustiani, Y., Nurkanti, M., Suliasih, N., & Novantri, A. (2018). Influencing Parameter of Self Purification Process in the Urban Area of Cikapundung River, Indonesia. International Journal of GEOMATE , 50-54.
Published
2019-09-09
How to Cite
Pradiko, H., & Yustiani, Y. (2019). KAJIAN PENGARUH KUALITAS AIR SUNGAI CIKAPUNDUNG KANDUNGAN ESCHERICHIA COLI AIR SUMUR. JURNALIS: Jurnal Lingkungan Dan Sipil, 2(2), 90-100. Retrieved from http://ejournal.lppm-unbaja.ac.id/index.php/jls/article/view/670
Section
Articles